perjalanan hidup harus dilalui tak ada kata menyerah,apapun yang terjadi harus tetap dijalani.
Selasa, 24 Juli 2012
Menjadi Wirausaha Muda dan Islami
Kualitas generasi muda menentukan masa depan bangsa. Untuk meningkatkan kualitas generasi muda yang Islami dan memiliki jiwa enterpreneur, CES ”Citra Emas” School of Manajemen and Public Relations” kembali mengadakan ”Enterpreneurship Training”. Pelatihan tersebut merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahunnya pada bulan Ramadhan.
Kegiatan yang bertemakan Wirausaha Muda & Islami ini akan diadakan di Pondok Citra Emas Desa Gajihan, Pendes, Wedi, Klaten, pada Sabtu dan Minggu 28-29 Juli 2012. Dengan narasumber di antaranya Dr. Widodo Muktiyo, beliau adalah pengusaha dan pakar ilmu komunikasi yang saat ini menjabat sebagai Pembantu Rektor IV Universitas Sebelas Maret (UNS). Pemateri lainnya yaitu Ir. Herawati W., M.M., Joko Istiyanto, S.Pd, Drs. H. Bambang Istiyarso, Tugiman Hadi, dan Margono. Selain materi, peserta juga diajak kunjungan ke PTPN (Perkebunan Nusantara) X Klaten.
Direktur Citra Emas, Ir. Herawati W, M.M mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut akan diselenggarakan dengan metode ”mukim” dengan materi diantaranya Kepribadian Muslim, Citra Profesional, RIES-Q, Komunikasi Efektif, Enterpreneurship serta Manajemen Bisnis. Penyampaian materi akan disisipi sentuhan religius yang dapat dijabarkan secara rasional dan implementatif. Harapannya, peserta dapat mengamalkan secara sungguh-sungguh ilmu yang diperoleh guna mencapai ”Sukses Islami”. Bagi generasi muda yang berminat dapat langsung menghubungi Citra Emas melalui telepon (0274-7484 274/ 085643726982).
Rabu, 28 Maret 2012
Keutamaan Berpuasa Senin Kamis
Puasa Senin Kamis katanya bisa bikin awet muda, bebas penyakit, sekaligus selamat dunia akhirat ? hmm.. bener gak y…
Tapi,, kenapa harus hari Senin Kamis? Ini dia jawabannya:
1. Karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut.
2. Dari segi religious:
- dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis.
- Pada Hari Senin Kamis Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim).
-
3. Dari sisi logika, bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu ‘minggu’ menjadi dua bagian yang hampir sama rata. Jadi kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. Tentu kita ingat, kala kita sakit, kita sering disuruh minum obat 2x sehari, yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. Kalau dilihat, waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua bagian. Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis, secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani.
Lalu,, keutamaannya apa?
1. puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa. Kalau ada latihan efektif untuk ‘anger management’ atau latihan kesabaran, maka itulah puasa. Karena itu, cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa, dimana pada saat puasa, kita membuang perangai buruk. Sehingga sesudah puasa, emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih.
- ”Segala sesuatu itu ada zakatnya,sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. Dan puasa itu separo kesabaran”.(HR. Ibnu Majah).
- Dengan menghilangnya perangai buruk kita, minimal seminggu dua kali, maka bisa juga dikatakan bahwa ”Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara”.{HR.Ahmad dan Baihaqi}.
2. puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. Biasanya, seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan, orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. Disamping itu, puasa bisa melembutkan hati. Ini karena dengan puasa, kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. Karena itu, puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa.
- dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183).
3. Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Dalam Islam dan bidang kedokteran, dianjurkan untuk tidak makan berlebihan, karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. Dengan istirahatnya system pencernaan kita selama puasa, maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik, misalnya sistem imunitas. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. Andaikata kita tidak sedang sakit pun, polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal, seperti tumbuhnya kista atau tumor, maka pada hari kita puasa, mereka bisa memberantasnya.
- Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Disini, mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2. Akibatnya, fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Dengan berhentinya asupan, maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal.
- Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Kalau ada obat anti aging yang ampuh, itulah puasa. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua.
Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa??
Jika hal ini terjadi, bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Yang jelas, puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Malahan, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita.
Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa,misalnya puasa bisa menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. Yang jelas, kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan , Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Walaupun begitu, perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan, maka itulah yang kita dapat. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima, namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. Sebagai muslim, ridha Allah terletak di atas segala-galanya. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah, sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa, yaitu Ar-Rayyan (H.R Muslim).
Maka dari itu, marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. Insya Allah dengan puasa yang rutin, kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti, tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih. (http://lp3i.tarbiyah.uin-malang.ac.id)
Tapi,, kenapa harus hari Senin Kamis? Ini dia jawabannya:
1. Karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut.
2. Dari segi religious:
- dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis.
- Pada Hari Senin Kamis Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim).
-
3. Dari sisi logika, bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu ‘minggu’ menjadi dua bagian yang hampir sama rata. Jadi kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. Tentu kita ingat, kala kita sakit, kita sering disuruh minum obat 2x sehari, yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. Kalau dilihat, waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua bagian. Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis, secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani.
Lalu,, keutamaannya apa?
1. puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa. Kalau ada latihan efektif untuk ‘anger management’ atau latihan kesabaran, maka itulah puasa. Karena itu, cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa, dimana pada saat puasa, kita membuang perangai buruk. Sehingga sesudah puasa, emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih.
- ”Segala sesuatu itu ada zakatnya,sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. Dan puasa itu separo kesabaran”.(HR. Ibnu Majah).
- Dengan menghilangnya perangai buruk kita, minimal seminggu dua kali, maka bisa juga dikatakan bahwa ”Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara”.{HR.Ahmad dan Baihaqi}.
2. puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. Biasanya, seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan, orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. Disamping itu, puasa bisa melembutkan hati. Ini karena dengan puasa, kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. Karena itu, puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa.
- dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183).
3. Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Dalam Islam dan bidang kedokteran, dianjurkan untuk tidak makan berlebihan, karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. Dengan istirahatnya system pencernaan kita selama puasa, maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik, misalnya sistem imunitas. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. Andaikata kita tidak sedang sakit pun, polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal, seperti tumbuhnya kista atau tumor, maka pada hari kita puasa, mereka bisa memberantasnya.
- Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Disini, mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2. Akibatnya, fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Dengan berhentinya asupan, maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal.
- Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Kalau ada obat anti aging yang ampuh, itulah puasa. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua.
Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa??
Jika hal ini terjadi, bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Yang jelas, puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Malahan, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita.
Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa,misalnya puasa bisa menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. Yang jelas, kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan , Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Walaupun begitu, perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan, maka itulah yang kita dapat. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima, namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. Sebagai muslim, ridha Allah terletak di atas segala-galanya. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah, sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa, yaitu Ar-Rayyan (H.R Muslim).
Maka dari itu, marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. Insya Allah dengan puasa yang rutin, kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti, tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih. (http://lp3i.tarbiyah.uin-malang.ac.id)
Selasa, 17 Januari 2012
OUTBOND TRAINING KARYAWAN TVRI YOGYAKARTA
(Minggu,15/1/12)TVRI Yogyakarta menyelenggarakan outbond training bagi seluruh karyawan di lingkungan kantor TVRI Yogyakarta. Training diikuti lebih dari 250 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan produktivitas kerja. Dipandu langsung oleh lembaga pendidikan dan pelatihan SDM “Citra Emas”, School of Management and Public Relations, lembaga yang terpercaya dalam mengelola kegiatan training professional, kegiatan dibagi dalam 2 (dua) angkatan yang dilenggarakan di Lawu Adventure Resort, Tawangmangu. Angkatan I (pertama) dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Januari 2012, sedangkan angkatan II (kedua) pada hari berikutnya, Minggu, 15 Januari 2012. Kegiatan dikemas dalam berbagai games yang menarik, salah satunya yaitu empaty ball yang melatih bagaimana peserta dapat berempati dengan peserta lain dalam tim yang telah dibentuk. Dalam kegiatan outbound training tersebut nampak Kepala TVRI Yogyakarta Made Ayu Dwie Mahenny, SH. M.Si turut serta mengikuti serangkaian kegiatan bersama peserta yang lain. Dalam sambutannya, Heni mengungkapkan bahwa “ Saya yakin jika tim TVRI akan menjadi teamwork yang solid sehingga dapat mendorong kesuksesan bagi TVRI”. Salah seorang peserta, Siti D menyimpulkan “Dengan adanya outbond training ini, kami (TVRI) dapat berlatih kerjasama, empati, dan kekompakan dengan karyawan lain.”
TRAINING EXCELENT SERVICE PUSKESMAS JETIS II BANTUL
(Kamis, 12/1/12) Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada konsumen, Puskesmas Jetis II bekerjasama dengan PT. Citra Emas Sanjaya menggelar training excellent service bagi seluruh pegawainya, sejumlah 30 orang. Training tersebut berlangsung di restoran Parang Tritis jalan Parang Tritis Km 9. Sebelum acara dimulai, training dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul drg. Maya Shintowati, MM. Dalam sambutannya Maya mengungkapkan bahwa “kepuasan konsumen adalah hal utama dalam pelayanan, sehingga untuk mencapainya diperlukan pelatihan yang dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawan”. Acara yang berlangsung selama 4 (empat) jam tersebut berjalan sukses dengan pembicara dari Citra Emas School of Management & Public Relations yang kompeten dalam bidang training Public Relations. Materi yang disampaikan dalam training tersebut diantaranya adalah pemahaman tentang excellen service serta personality & Citra Profesional. Materi yang pertama yaitu pemahaman mengenai excellent service disampaikan oleh Ir. Herawati W,MM, yang membahas tentang motivasi, customer service, kepuasan pelanggan serta complain. Selanjutnya materi yang kedua mengenai Personality & Citra Profesional, disampaikan oleh Dra. Dewi Sri. S.H yang meliputi unsur-unsur profesionalitas dan citra. Dewi mengungkapkan bahwa “penampilan, sikap, pengetahuan dan keterampilan adalah unsur penting dalam mencapai profesionalitas kerja, sedangkan manfaat dari citra profesional bagi institusi yaitu keharmonisan kerja, iklim dan produktivitas, serta daya saing. Dyah Pangesti, SKM., M.SE selaku Kepala Puskesmas Jetis II Bantul merasa puas dengan diadakannya training ini, harapannya Puskesmas Jetis II Bantul dapat meningkatkan pelayanan kepada customer (konsumen) sehingga tercipta kepuasan dan citra yang baik dimata masyarakat.
Langganan:
Komentar (Atom)
